Indonesian Waqf Board is an independent state institution formed based on Law Number 41 of 2004 concerning Waqfs. This Board was formed in the framework of developing and advancing representatives in Indonesia.
Secretariat: Bayt Al Quran Building Beautiful Indonesia Miniature Park (TMII)

Jl. Raya TMII Pintu 1 - Jakarta Timur 13560

CONTACT >

T: +6221-87799232

     +6221-87799311

F: +6221-87799383

E: bwi@bwi.or.id

ABOUT US >

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

visitor since May 18, 2019

visitor since June 1, 2019 (Flag Counter Installed)

DAMPAK PENURUNAN NILAI UANG DAN KERUGIAN INVESTASI UANG WAKAF PADA ASET WAKAF UANG

Rahmi Amalia

ABSTRACT: The practice of cash waqf have raised many of arguments among the classical scholars about using money which would be exhausted when it used. Despite some of them allowed it for the reasons that it already become a custom in the area ('Urf). In addition, money was considered to fulfill the characteristics of waqf. After the money had been agreed to become object of waqf, money was become the best form of waqf productive by being managed into business capital (investment). The condition of money in the past was different from money today and so do economy conditions nowdays that was more complex than economy conditions in the past. This was a problem for the cash waqf assets, such as the occurrence of decreasing value of money and when investment cash waqf suffered losses. Therefore, this research was conducted to be able to find how the phenomenon of such problems could have an impact on cash waqf assets. This research was a type of qualitative research with a conceptual and empirical conceptual framework then using critical analysis. The conceptual approach would be used to solve the problem of decreasing value of money and the loss of cash waqf investments that will have an impact on the money waqf assets. While the empirical approach was used to get the answers by the experts regarding their views about the decreasing money value and loss of money investments of cash waqf that will affect the cash waqf assets. In addition, the data source was obtained by interviewing the experts of cash waqf and collecting the literature in accordance with the object under study. The results on discussion in this study concluded that the current cash waqf practices will experience the risk of the decreasing money value and the losses of money waqf investment due to the differential of economy conditions in the past. Concerning the views of experts consisting of money waqf managers, religious scholars, and waqf researchers, in relation to the risks mentioned above, they were agreed that these risks would have an impact on the characteristics of waqf (conservation of objects and long-term benefits). The risk of decreasing value of money would be affected the conservation value of waqf assets. Similarly, the loss of investment can affect the sustainability of the benefits of money waqf. The solutions given in this research were useful to minimize the problem from the risk of decreasing of money value and losses of investment of cash waqf.

INTISARI: Praktik wakaf uang banyak memunculkan perdebatan di kalangan para ulama klasik mengenai penggunaan uang yang akan habis bila digunakan. Meskipun begitu beberapa di antara mereka membolehkan dengan alasan sudah menjadi kebiasaan di daerah tersebut ('Urf). Selain itu uang dianggap sudah memenuhi karakteristik wakaf. Setelah uang disepakati menjadi benda wakaf, uang menjadi bentuk wakaf paling lancar untuk bisa diproduktifkan dengan cara dikelola menjadi modal usaha (investasi). Kondisi uang masa dahulu dan sekarang sangat berbeda, begitupula kondisi perekonomian yang terjadi saat ini lebih komplek dari masa dahulu. Hal ini memunculkan masalah bagi aset wakaf uang, seperti saat terjadinya penurunan nilai uang dan saat investasi uang wakaf mengalami kerugian. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk dapat menemukan bagaimana fenomena masalah tersebut bisa berdampak pada aset wakaf. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kerangka pikir konseptual dan empiris serta menggunakan analisis kritik. Pendekatan konseptual akan digunakan untuk memecahkan masalah dari penurunan nilai uang dan kerugian investasi uang wakaf yang akan berdampak pada aset wakaf uang. Sedangkan pendekatan empiris dipakai untuk mendapatkan jawaban dari para ahli terkait pandangan mereka tentang penurunan nilai uang dan kerugian investasi uang wakaf yang akan berdampak pada aset wakaf uang. Selain itu sumber data yang diperoleh dengan cara wawancara para ahli wakaf uang serta mengumpulkan literatur yang sesuai dengan objek yang diteliti. Hasil dan pembahasan dalam penelitian ini adalah dapat disimpulkan bahwa praktik wakaf uang saat ini akan mengalami risiko terjadinya penurunan nilai uang dan kerugian investasi uang wakaf karena kondisi ekonomi yang berbeda dengan pada masa dahulu. Mengenai pandangan para ahli yang terdiri dari pengelola wakaf uang, ulama, dan peneliti wakaf, terkait risiko-risiko yang telah disebutkan di atas ialah mereka sependapat bahwa risiko-risiko tersebut akan berdampak pada karakteristik wakaf (kekekalan benda dan manfaat jangka panjang). Risiko penurunan nilai uang akan berpengaruh terhadap kekekalan nilai aset wakaf. Begitu pula dengan kerugian investasi dapat mempengaruhi keberlangsungan manfaat wakaf uang. Solusi yang telah diberikan dalam penelitian ini berguna untuk meminimalisir masalah dari risiko penurunan nilai uang dan kerugian investasi uang wakaf.

to Download..click Url :

or click :