Indonesian Waqf Board is an independent state institution formed based on Law Number 41 of 2004 concerning Waqfs. This Board was formed in the framework of developing and advancing representatives in Indonesia.
Secretariat: Bayt Al Quran Building Beautiful Indonesia Miniature Park (TMII)

Jl. Raya TMII Pintu 1 - Jakarta Timur 13560

CONTACT >

T: +6221-87799232

     +6221-87799311

F: +6221-87799383

E: bwi@bwi.or.id

ABOUT US >

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

visitor since May 18, 2019

visitor since June 1, 2019 (Flag Counter Installed)

Kerjasama Nazhir dengan Bank Syariah dalam Mengembangkan Wakaf Uang (Studi Kasus di Indonesia, Bangladesh, dan Yordania)

Syakir Sula

Artikel ini mendeskripsikan bentuk kerjasama Kerjasama Nazhir dengan Bank Syariah dalam Mengembangkan Wakaf Uang komperatif antara Indonesia Bangladesh dan Yordania. Usaha perbankan perbankan di Indonesia dalam mengembangkan wakaf uang meliputi 3 kegiatan utama yaitu: menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa lainnya. Dalam mengelola wakaf uang selain menghimpun dana bank syariah memiliki peran sebagai Manajer investasi yang mengelola investasi atas dana nasabah dengan menggunakan akad-akad perbankan yang sesuai dengan syariah. Dalam sistem pengelolaan wakaf uang, tak banyak berbeda dengan wakaf tanah, nazhir bertugas untuk menginvestasikan sesuai dengan syariah, dengan satu syarat: nilai nominal uang yang diinvestasikan itu tak boleh berkurang. Sedangkan hasil investasi dialokasikan untuk upah nazhir (maksimal 10 %) dan kesejahteraan masyarakat (minimal 90 %). Nazhir memiliki kepercayaan kepada bank syariah untuk membangun kerjasama atau bermitra dalam menghimpun ataupun mengelola wakaf uang karena bank syariah memiliki jaringan luas, sebagai fund manager, pengalaman jaringan informasi dan peta distribusi.

Model kelembagaan pengelolaan wakaf di Yordania tergolong sangat produktif, baik aset wakaf yang berupa tanah maupun uang. Cara penerimaan wakaf uang di Yordania tidak harus melalui bank syariah, tapi dapat langsung diberikan kepada nazhir. Karena itu, Majelis Tinggi Wakaf hanya memanfaatkan bank syariah sebagai lembaga penerima wakaf uang. Hal ini untuk menampung beberapa wakif yang tidak dapat langsung memberikan wakaf uangnya kepada nazhir secara langsung. Jadi, ia dapat berwakaf dengan cara datang ke kantor bank syariah atau transfer ke no rekening nazhir yang dituju. Pengelolaan wakaf uang di Yordania dikolaborasi dengan pengelolaan wakaf tanah atau properti.

Kata kunci :

Pengelolaan Wakaf Negara Muslim, Komperasi, Model Pembiayaan Wakaf, Mitra Pengelolaan, Lembaga Penitip.

to Download..click Url :

or click :