Indonesian Waqf Board is an independent state institution formed based on Law Number 41 of 2004 concerning Waqfs. This Board was formed in the framework of developing and advancing representatives in Indonesia.
Secretariat: Bayt Al Quran Building Beautiful Indonesia Miniature Park (TMII)

Jl. Raya TMII Pintu 1 - Jakarta Timur 13560

CONTACT >

T: +6221-87799232

     +6221-87799311

F: +6221-87799383

E: bwi@bwi.or.id

ABOUT US >

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

visitor since May 18, 2019

visitor since June 1, 2019 (Flag Counter Installed)

PENGELOLAAN WAKAF PRODUKTIF PADA YAYASAN WAKAF UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA (UMI)MAKASSAR

Dewi Angraeni

Penelitian ini bertujuan mengetahuipengelolaan wakaf produktif pada Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dan strategi pengembangan usaha-usaha wakaf produktif dalam rangka menjaga eksistensi Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.Merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan syar’idan sosio-history. Menggunakan teknik pengumpulan data secaratriangulasi(gabungan)dalam bentuk informan kunci (key informant). Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dan pedoman observasi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode pengumpulan data di lapangan dan arsip-arsip penting. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif.Hasil penelitian inimengungkap bahwa pengelolaan wakaf produktif pada YWUMI berpedoman berdasarkan konsep manajemen Islamyangbertolak dari lima prinsip dasar, yaitu (a) Amanah, (b) Fathonah, (c) Tabligh, (d) Shiddiq, dan (e) Himayah. YWUMI mengelola aset wakafnya melalui tiga pilar utama, yaitu pilar pendidikan, usaha, dan kesehatan. Dalam mengelola aset wakaf pilar pendidikan YWUMI melakukan subsidi silang melalui iuran pendidikan yang dialokasikan untuk membiayai sarana pendidikan yang berkualitas seiring dengan kebutuhan dunia pendidikan saat ini. Strategi pengembangan wakaf produktif dalam rangka menjaga eksistensi Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia Makassar, yaitu: 1) Menjalankan program kemitraan dengan pihak ketiga dan memperluas jaringan pemasaran sebagai upaya peningkatan profit, 2) Penambahan dan mengganti peralatan produksi yang mulai usang, 3) Melaksanakan pelatihan keNaẓiran berdasarkan keahlian masing-masing, 4) Hasil investasi wakaf tunai akan dialokasikan pada duakegiatan yaitu pembangunan dan pemeliharaan prasarana keagamaan Islam dan pemberdayaan ekonomi umat dalam pemenuhan kebutuhan ibadah dan amal jariyah (UMKMBerbasis Syariah), dan 5) Mendirikan Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran UMI.Dalam pengelolaan dan pengembangan harta wakaf nazhir wajib mengelola dan mengembangkan harta benda wakaf sesuai tujuan, fungsi dan peruntukannya berdasarkan prinsip syariah dan pengembangan harta wakaf dilakukan secara produktif dan diperlukan penjaminan syariah, sertamemajukan kesejahteraan umum, dan dapat bekerja sama dengan pihak lain sesuai dengan prinsip syariah.Mengupayakan pengembangan sektor industri dan perdagangan yang inklusif dalam mengoptimalkan pengelolaanwakaf produktif.

to Download..click Url :

or click :