Indonesian Waqf Board is an independent state institution formed based on Law Number 41 of 2004 concerning Waqfs. This Board was formed in the framework of developing and advancing representatives in Indonesia.
Secretariat: Bayt Al Quran Building Beautiful Indonesia Miniature Park (TMII)

Jl. Raya TMII Pintu 1 - Jakarta Timur 13560

CONTACT >

T: +6221-87799232

     +6221-87799311

F: +6221-87799383

E: bwi@bwi.or.id

ABOUT US >

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

visitor since May 18, 2019

visitor since June 1, 2019 (Flag Counter Installed)

Peranan Wakaf Uang Dalam Pembangunan Perumahan Fakir Miskin

Nani Almuin, MA

Masyarakat fakir miskin merupakan permasalahan yang harus segera ditangani.Kurang terpenuhinya kebutuhan akan tempat tinggal menjadikan fenomena kemiskinanbelum teratasi dengan baik. Rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia danmempunyai arti penting dalam pengembangan kehidupan sosial-ekonomi dan jati diribangsa. Rumah berfungsi sebagai tempat berlindung dari gangguan alam maupunmanusia. Dana wakaf uang, sebagai salah satu lembaga sosial, dapat memberikankesejahteraan bagi perekonomian rakyat, terutama bagi masyarakat fakir miskin yangmemiliki penghasilan rendah dan belum memiliki tempat tinggal. Potensi dana wakafuang berperan sebagai suplemen bagi pendanaan berbagai macam proyek investasi,termasuk propertireal estate yang menguntungkan, sehingga pemanfaatan investasi danawakaf dapat memberdayakan masyarakat fakir miskin. Kesimpulan tesis ini adalah bahwa dana wakaf uang dapat dikembangkan secaraproduktif untuk investasi dan pembiayaan perumahan (real estate), terutamapembangunan rumah mewah yang memiliki nilai profit. Hasil keuntungan tersebut dapatdigunakan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial-ekonomi fakir miskin dengan caramenyediakan perumahan sederhana atau sistem pembiayaan kredit perumahan rakyat(KPR). Konsep ini didukung oleh ulama' klasik maupun kontemporer. Abdullah al-Ansharidalam buku Abu al-Su’ud Muhammad, Risâlah fî Jawâz Waqf al-Nuqûd, berpendapatbahwa wakaf uang dapat diinvestasikan dengan sistemmudhârabah dan hasilkeuntungannya bisa dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat. Konsep ini didukung olehbeberapa pemikir ekonomi Islam, seperti Mundzir Qahaf dalam bukunya,Waqf IslâmTatwîruh Idâratuh Tanmiyatuh(2000),dan M.A. Mannan dalam bukunya, Cash WaqfCertificate(1999). Mereka menjelaskan bahwa pemberdayaan dana wakaf agardilaksanakan secara lebih produktif melalui sistem investasi sehingga dapat menghasilkankeuntungan untuk kesejahteraan sosial-ekonomi, sebagaimana pengalamanpengembangan wakaf uang yang dilakukan oleh Singapura dan beberapa negara Muslim,seperti Arab Saudi, Kuwait, Turki, dan Yordania. Pada negara-negara tersebutpengembangan wakaf uang digunakan untuk menghidupi berbagai pelayanan publik danmenopang pembiayaan berbagai bangunan seni dan budaya. Wakaf uang juga telahdigunakan untuk pembangunan sejumlah asrama mahasiswa, pusat bisnis hotel, toko,apartemen, dan properti lain. Untuk merumuskan konsepPeranan Wakaf Uang Dalam PembangunanPerumahan Fakir Miskin, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan metodelibrary research (penelitian pustaka) danfield research (penelitian lapangan). Penelitianpustaka dilakukan untuk mengkaji, dari aspek fikih, pemikiran para ulama,' baik klasikmaupun kontemporer, yang terkait dengan penggunaan dana wakaf dalam investasipembiayaan. Penelitian lapangan dilakukan untuk mencari data dan bukti-buktikeuntungan berinvestasi di perumahan, baik perumahan mewah maupun sederhana.Dalam hal ini, penulis telah melakukan observasi dan wawancara dengan salah satudeveloper perumahan mewah Kota Wisata di Cibubur dan perumahan Grand Puri Laras.Data-data tersebut diperlukan untuk mengetahui sejauhmana keuntungan dari penjualanperumahan mewah. Kemudian data tersebut dianalisis dengan menggunakan metodedeskriptif analisis.

to Download..click Url :

or click :