Perlindungan Hukum Tanah Wakaf atas Peralihan Kepada Pihak Ketiga yang Melanggar Hukum Menurut Hukum Islam dan Dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf (Analisis Kasus Jual Beli Tanah Wakaf Untuk Memperluas Tanah Wakaf)

Berdasarkan Ketentuan Pasal 32 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf, wakaf dapat dilindungi dengan cara didaftarkannya tanah wakaf sesuai prosedur dalam Undang-undang Wakaf, dan peraturan lebih lanjutnya ada di Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Kemudian pada dasarnya penjualan harta benda wakaf baik oleh nazhir atau pihak-pihak yang terkait dalam perwakafan, dilarang oleh Hukum Islam maupun Peraturan perundang-undangan. Namun, terdapat pengecualian dengan cara ruislag terhadap harta benda wakaf dalam Pasal 41 Undang-Undang Wakaf, dengan alasan-alasan yang dibenarkan oleh Hukum Islam dan Undang-undang dengan ketentuan yang berlaku.

to Download..click Url :

or click :

PENTING :

Salin/Copy No Handpnone dan anda PASTE di BERITA TRANSFER dari Bank Anda ke Bank Badan Wakaf Indonesia

Jika Dana Wakaf Uang tidak diterima dalam waktu 2 x 24 jam (hari kerja - dibuktikan sinkronisasi data dengan pihak Bank), maka Formulir (AIW) ini dinyatakan BATAL.

HOT LINE : Rajih - WA 0898 5345 231 

  • Facebook
  • YouTube
  • Instagram

visitor since May 18, 2019

ABOUT US >

Badan Wakaf Indonesia adalah lembaga negara independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf. Badan ini dibentuk dalam rangka mengembangkan dan memajukan perwakafan di Indonesia.

Sekretariat: Gedung Bayt Al Quran Taman Mini Indonesia Indah (TMII)Jl. Raya TMII Pintu 1 - Jakarta Timur 13560

visitor since June 1, 2019 (Flag Counter Installed)

CONTACT >

T: +6221-87799232

     +6221-87799311

F: +6221-87799383

E: bwi@bwi.or.id